Dalam kegiatan penyusunan perangkat pembelaj aran Sering dij umpai istilah bahan ajar ataupun sumber belajar , sepintas kedua istilah tersebut sering di anggap memiliki pengertian yang sama.Terdapat dua istilah yang sering digunakan untuk maksud yang sama namun sebenarnya memiliki pengertian yang sedikit berbeda,. Untuk itu, maka berikut ini akan dijelaskan terlebih dahulu tentang pengertian sumber belaj ar dan bahan ajar.
1. Pengertian Sumber Belajar
Istilah sumber belajar(learning resource), umumnya yang diketahui hanya perpustakaan dan buku sebagai sumber belajar. Padahal secara tidak terasa apa yang mereka gunakan, dan benda tertentu adalah termasuk sumber belaj ar.
Sumber belajar dalam website bced didefinisikan sebagai berikut:
Lear ni ng resources are defined as informat ion, represent ed and st ored in a variet y of media and format s, t hat assist s st udent learning as defined by provincial or local curricula. This includes but is not limit ed t o, mat erials in print , video, and sof t ware f ormat s, as well as combinat ions of t hese f ormat s int ended f or use by teachers and students.ht t p: / / w w w . bced. gov. bc. ca/ i r p/ appski l l / asleares.ht m January 28, 1999. (Sumber belaj ar ditetapkan sebagai informasi yang disajikan dan disimpan dalam berbagai bentuk media, yang dapat membant u siswa dalam belaj ar sebagai perwuj udan dari kurikulum. Bent uknya tidak terbatas apakah dalam bentuk cetakan, video, format perangkat lunak at au kombinasi dari berbagai format yang dapat digunakan oleh siswa at aupun guru. )
Sadiman mendefinisikan sumber belajar sebagai segala sesuatu yang dapat digunakan untuk belajar, yakni dapat berupa orang, benda, pesan, bahan, teknik, dan latar (Sadiman, Arief S., Pendayagunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi unt uk Pembelaj aran, makalah, 2004)
MenurutAssociation for Educat ional Communications and Technology (AECT, 1977), sumber belajar adalah segala sesuatu atau daya yang dapat dimanfaat kan oleh guru, baik secara t erpisah maupun dalam bent uk gabungan, untuk kepentingan belajar mengajar dengan tujuan meningkatkan efektivitas dan efisiensi t uj uan pembelaj aran.
Dengan demikian makasumber belajar juga diartikan sebagai segala tempat
at au lingkungan sekit ar, benda, dan orang yang mengandung inf ormasi dapat digunakan sebagai wahana bagi peserta didik untuk melakukan proses perubahan t ingkah laku.
2. Jenis Sumber Belajar
Dari pengertian tersebut maka sumber belajar dapat dikategorikan sebagai
berikut :
a. Tempat atau lingkungan alam sekitar yaitu dimana saj a seseorang dapat melakukan belaj ar atau proses perubahan tingkah laku maka tempat itu dapat dikategorikan sebagai tempat belajar yang berarti sumber belajar, misalnya perpustakaan, pasar, museum, sungai, gunung, tempat pembuangan sampah, kolam ikan dan lain sebagainya.
b. Benda yait u segala benda yang memungkinkan t erj adinya perubahan t ingkah laku bagi pesert a didik, maka benda it u dapat dikat egorikan sebagai sumber belaj ar. Misalnya sit us, candi, benda peninggalan lainnya.
c. Orang yaitu siapa saja yang memiliki keahlian tertentu di mana peserta didik dapat belaj ar sesuatu, maka yang bersangkutan dapat dikategorikan sebagai sumber belajar. Misalnya guru, ahli geologi, polisi, dan ahli-ahli lainnya.
d. Bahan yaitu segala sesuatu yang berupa teks tertulis, cetak, rekaman
elekt ronik, web, dll yang dapat digunakan unt uk belaj ar.
e. Buku yaitu segala macam buku yang dapat dibaca secara mandiri oleh peserta didik dapat dikategorikan sebagai sumber belajar. Misalnya buku pelaj aran, buku t eks, kamus, ensiklopedi, fiksi dan lain sebagainya.
f. Peristiwa dan fakta yang sedang terjadi, misalnya peristiwa kerusuhan, peristiwa bencana, dan peristiwa lainnya yang guru dapat menjadikan perist iwa at au fakt a sebagai sumber belajar.
Sumber belaj ar akan menj adi bermakna bagi pesert a didik maupun guru apabila sumber belajar diorganisir melalui satu rancangan yang memungkinkan seseorang dapat memanfaatkannya sebagai sumber belajar. Jika tidak maka tempat atau lingkungan alam sekitar, benda, orang, dan atau buku hanya sekedar t empat , benda, orang at au buku yang t idak ada art inya apa-apa.
3. Pengert ian Bahan Ajar
Dari uraian tentang pengertian sumber belajar di atas, dapat disimpulkan bahwa bahan aj ar merupakan bagian dari sumber belajar. Bahan aj ar adalah segala bentuk bahan yang digunakan untuk membantu guru/ instruktor dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar. Bahan yang dimaksud bisa berupa
Bahan tert ulis maupun bahan t idak t ert ulis.Bahan aj ar at aut eachi ng- mat er i al,
t erdiri at as dua kat a yait ut each i ng at au mengaj ar danmat er i al at au bahan.
Menurut University of Wollongong NSW 2522, AUSTRALIA pada website-nya,
WebPage last updated: August 1998,Teaching is defined as t he process of
creat ing and sust aining an effect ive environment for learning.(Mel aksanakan
pembelajaran diartikan sebagai proses menciptakan danm em p er t ah an k an
suat u lingkungan belaj ar yang efekt if.)
Paul S. Ache lebih lanj ut mengemukakan t ent ang mat erial yait u:
Books can be used as reference material, or t hey can be used as paper
weight s, but t hey cannot t each.(Buku dapat digunakan sebagai bahan ruj ukan,
at au dapat digunakan sebagai bahan t ert ulis yang berbobot .)
Dalamw ebsi t e Dikmenjur dikemukakan pengertian bahwa, bahan ajar merupakan seperangkat materi/ substansi pembelajaran (teaching material) yang disusun secara sist ematis, menampilkan sosok ut uh dari kompetensi yang akan dikuasai siswa dalam kegiatan pembelajaran. Dengan bahan ajar memungkinkan siswa dapat mempelajari suatu kompetensi atau KD secara runtut dan sistematis sehingga secara akumulatif mampu menguasai semua kompet ensi secara ut uh dan t erpadu.
Pendapat lain mengat akan sebagai berikut ;Definition of teaching material
They are the information, equipment and text for instructors that are required for planning and review upon training implementation. Text and training equipment are included in the teaching material.( Anonim dalam Web-sit e). Yang art inya Bahan aj ar merupakan informasi, alat dan teks yang
diperlukan guru/ instruktor untuk perencanaan dan penelaahan implementasi
pembelaj aran.
4. Fungsi dan Klasifikasi Bahan aj ar
Penggunaan bahan ajar berfungsi sebagai:
a. Pedoman bagi Guru yang akan mengarahkan semua aktivitasnya dalam proses pembelajaran, sekaligus merupakan substansi kompetensi yang seharusnya diaj arkan kepada siswa.
b. Pedoman bagi Siswa yang akan mengarahkan semua aktivitasnya dalam proses pembelajaran, sekaligus merupakan substansi kompetensi yang seharusnya dipelaj ari/ dikuasainya.
c. Alat evaluasi pencapaian/ penguasaan hasil pembelaj aran.
Bahan ajar adalah segala bentuk bahan yang digunakan untuk membantu guru/ instruktor dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar di kelas. Bahan yang dimaksud bisa berupa bahan t ert ulis maupun bahan t idak t ertulis.
(National Center for Vocational Education Research Ltd/ National Center for
Compet ency Based Training).
Klasifikasi Bahan Ajar
Pengelompokan bahan aj ar menurutFacul t é de Psychol ogie et des Sciences de
l’ Educat ion Universit é de Genève dalam websit e adalah sebagai berikut :
Int egrated media-writt en, audiovisual, elect ronic, and int eractive-appears in
all their programs under the name of Medienverbund or Mediamix( Fer en
Universit aet and Open Universit y respect ively). ht t p: / / t ecf a. unige. ch/ t ecfa/ general/ t ecf apeople/ peraya. ht ml>ht t p: / /
tecfa.unige.ch/ tecfa/ general/ tecfa-people/ peraya.html, Faculté de Psychologie et
all..des Sciences de l’ Educat ion Universit é de Genève. Beberapa macam Bahan ajar
1. Media tulis,
2. audio visual, elekt ronik, dan
3. interaktif terintegrasi yang kemudian disebut sebagaimedi enver b und
(bahasa jerman yang berart i media terint egrasi) atau mediamix.
Sedangkan Bernd Weidenmann, 1994 dalam buku Lernen mit Bildmedien
mengelompokkan menjadi tiga besar,
1. pertamaaudi t i v yang menyangkut radio (Rundf unk),kaset (Tonkasset t e),
piringan hitam (Schal l pl at t e).
2. Kedua yaitu visual (vi suel l) yang menyangkutFl i pchar t, gambar (Wandbi l d), film bisu (St u m m f i l m), video bisu (St u m m v i d e o), program komputer (Comput er -Ler npr ogramm), bahan tertulis dengan dan tanpa gambar (Ler nt ext ,mit und ohne Abbildung).
3. Ketiga yaitu audio visual (audiovisuell) yang menyangkut berbicara dengan gambar (Rede mit Bild), pertunjukan suara dan gambar (Tonbildschau),dan film/ video.
Dari berbagai pendapat di atas dapat disarikan bahwa bahan ajar adalah merupakan seperangkat materi yang disusun secara sist emat is sehingga t ercipt a lingkungan/ suasana yang memungkinkan siswa untuk belajar. Sebuah bahan ajar paling tidak mencakup antara lain :
a. Petunjuk belajar (Petunjuk siswa/guru)
b. Kompetensi yang akan dicapai
c. Content atau isi materi pembelajaran
d. Informasi pendukung
e. Latihan-latihan
f. Petunjuk kerja, dapat berupa Lembar Kerja (LK)
g. Evaluasi
h. Respon at au balikan t erhadap hasil evaluasi
Semoga dengan t ulisan ini dapat digunakan unt uk mengecek kembali apakah
pembuat an dokumen silabus dan RPP yang selama ini digunakan sudah t epat .
InsyaAllah , pada tulisan berikutnya akan diuraikan bagaimanakah menyusun bahan ajar dan rambu rambu yang harus di atati dalam prosedur penyusunannya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar